KBR68H "Terpercaya Menjangkau Nusantara"

Senin, 19 Maret 2012

ANTISIPASI KECURANGAN, POLISI SIDAK SPBU

POLISI TRENGGALEK SIDAK SPBU ANTISIPASI KECURANGAN

Trenggalek, 19/3 (ADSFM) - Tim gabungan Polres Trenggalek dan polisi dan Satpol PP, Senin siang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), untuk mengantisipasi kecurangan menjelang kenaikan harga BBM, April.

"sidak ini untuk memastikan stok bahan bakar di masing-masing SPBU apakah terjadi hambatan atau tidak, kemudian yang kedua kami juga memeriksa standarisasi takaran dengan menggunakan alat ukur yang sudah kami bawa," kata kapolres Trenggalek, AKBP Totok Suhariyanto, Senin,

Tiga SPBU yang di periksa tim bagungan diantaranya SBPU Soekarno-Hatta, Karangsoko dan SPBU di sekaligus untuk Tim gabungan yang berjumlah belasan orang tersebut meninjau tiga SPBU yang di Jalan Soekarno-Hatta, SPBU karangsoko dan SPBU gandusari.

Disetiap SPBU yang didatangi, anggota polisi yang dipimpin langsung kapolres tersebut langsung meminta petugas SPBU untuk menuangkan BBM pada alat ukur, untuk memastikan takaran yang dikeluarkan mesin pompa bensin.

"Setelah kami cek ternyata tidak ada masalah, takarannya juga sesuai kemudian stok di masing-masing SPBU juga masih relatif maman meskipun ada kenaikan jumlah pembeli," ujarnya.

Totok menambakan, sidak tersebut juga ditujukan untuk mengantisipasi aksi penimbunan BBM yang kemungkinan dilakukan oleh pihak SPBU dengan modus kerusakan alat.

"Bisa saja modus operandi itu dilakukan, dengan alasan rusaknya mesin pompa kemudian tidak melayani masyarakat, padahal stok BBMnya ada. Tapi hasil pengecekan ini tadi semua masih normal" kata orang monor satu di kepolisian Trenggalek ini.

Disisi lain kapolres mengaku telah memerintahkan ke seluruh polsek jajaran untuk melakukan pengamanan sekaligus pemantauan di setiap SBPU wilayan pinggiran menjelang kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Minimal setiap SPBU ada lima anggota, namjun kalau terjadi peningkatan jumlah pembeli maka jumlah anggota bisa saja kami tingkatkan," kata pria asli Solo ini.

Sementara itu, Salah satu pengusaha SPBU, Ponen membenarkan terjadinya kenaikan jumlah pembeli di POM bensin miliknya, menurutnya stok BBM yang dimiliki masih mencukupi untuk melayani masyarakat.

"Kecuali untuk yang di Kecamatan Munjungan, karena di sana itu stok premium oleh Pertamina dijatah hanya 140 ribu liter dan solar hanya 30 ribu liter per bulan, akibatnya untuk BBM jenis solar setengah bulan sudah habis," katanya.

0 komentar:

Terima Kasih Telah Berkunjung Di Blog ADS FM
klik Tombol Play

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India