KBR68H "Terpercaya Menjangkau Nusantara"

Sabtu, 25 Februari 2012

GURU SAKIT NEKAT IKUT UJI KOMPETENSI

Trenggalek, 25/2 (ADSFM) - seorang guru TK dari Kecamatan Munjungan kabupaten Trenggalek Jawa timur nekat mengikuti uji kompetensi untuk sertifikasi guru, meski dalam kondisi sakit parah.

"Guru tersebut atas nama Mujanah pengajar di TK Dharma Wanita Pertiwi Kecamatan Munjungan, dia seharusnya masih menjalani rawat inap di RSUD dr Sodeomo, namun tadi memaksa untuk bisa mengikuti ujian," kata Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Suwatno, Sabtu.

Pengajar yang di identifikasi menderita pegeroposan tulang belakang tersebut akhirnya diperbolehkan mengikuti uji kompetensi dengan ditempatkan di ruang UKS SMP Negeri I Trenggalek dengan diawasi langsung oleh pihak kepolisian.

Dari pantauan ADSFM, Mujanah mengerjakan seluruh soal ujian dengan posisi tengkurap diatas ranjang UKS, hal itu dilakukan karena tubuhnya akan terasa sakit apabila dipakai duduk.

"Alhamdulillah dia bisa menyelesaikan seluruh soal, kurang 10 menit dari batas waktu terakhir yang besangkutan sudah selesai, setelah itu langsung kami antarkan ke rumah sakit untuk kembali opname," kata pria yang akrab disapa Watno ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Trengggalek, Kusprigianto mengatakan proses uji kompetensi tahap awal hari ini berjalan dengaan lancar.

"Seluruh peserta yang berjumlah 771 masuk semua, mulai guru di jenjang TK, SD, SMP maupun SMA/SMK," katanya.

Ia menjamin uji kompetensi yang digelar di SMP Negeri I Trenggalek tersebut terbebas dari kebocoran soal, karena seluruh proses melibatkan pihak kepolisian.

"Mulai dari pengambilan naskah ujian di Surabaya, sampai nanti pengembaian lembar jawabaan mendapat pengamanan langsung dari Polisi. Bahkan soal juga kamisimpan langsung di Mapolres Trenggalek,"

Kusprigianto menambahkan, hasil uji kompetesi tersebut nantinya akan dipakai sebagai salah satu syarat utama untuk bisa mengikuti tahapan seleksi berikutnya melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) di Universitas Negeri Malang.

"Bulan Maret nanti hasilnya akan diumumkan, setelah itu bagi yang lulus akan mengikuti PLPG di Malang, sedangkan untuk yang tidak lulus tentu tidak bisa ikut," katanya.

Kuspigianto menambahkan, adanya uji kompetesi tersebut diharapkan mampu mencetak guru-guru yang profesional sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikaan.

"Dengan uji kompetensi ini akan diketahui dimana letak kelemahannya, dari empat kompetensi dasar yang harus dimiliki seorang guru yaitu kompetensi akademik, kompetesi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi profesinya," jelas Kusprigianto.

Selanjutnya kelemahan-kelamahan tersebut akan menjadi fokus pendalaman pada saat mengikuti PLPG.

0 komentar:

Terima Kasih Telah Berkunjung Di Blog ADS FM
klik Tombol Play

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India